Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts

Wednesday, September 11, 2019

SELAMAT JALAN PENYELAMAT INDONESIA

Foto masa muda Habibie

Presiden ke 3 Republik Indonesia, BJ Habibie tentunya tidak dapat memuaskan semua pihak. Salah satu kebijakan yang dianggap kontroversial adalah pelepasan salah satu provinsi Indonesia menjadi Negara sendiri yakni Timor – Timor. Ditengah tekanan internal demonstrasi reformasi, pihak luar juga menekan dengan hasil referendum yang menyatakan Timor – timor harus lepas dari Indonesia. Mungkin masih ada kebijakan beliau selama memimpin Mei 1998 – Oktober 1999 yang tidak baik yang tidak kami ikuti.

Dibalik kebijakan yang kontroversi, beberapa pejuang reformasi menjuluki beliau sebagai Bapak Demokrasi. Krisis moneter 1997 – 1998 yang berakibat mundurnya Suharto sebagai Presiden, menguatkan posisi Habibie sebagai Wakil Presiden untuk duduk sebagai orang nomor satu di Indonesia. Ketika menjabat sebagai Presiden RI ke 3, Habibie mengeluarkan kebijakan yang dianggap sebagai membuka budaya bisu menjadi budaya kritis. 

Habibie menghapuskan UU Subversi dan pembebasan tahanan politik. Dua orang yang dibebaskan adalah Sri Bintang Pamungkas, sang orator ulung dan Muchtar Pakpahan, Pemimpin kelas buruh. Ia membebaskan keduanya untuk mendengarkan semua pihak, bukan mendapatkan informasi dari satu pihak. 

Ia juga mensahkan UU kebebasan pers, wartawan bebas menulis dan semua orang bebas membuat surat kabar. Padahal sebelumnya, beberapa wartawan diculik dan dibunuh pada masa rezim Suharto.

Begitupun Partai Politik, dibuka seluas-seluasnya pendirian partai politik dan tidak terkungkung dengan tiga partai politik yakni Golkar, PDIP dan PPP.  Ia juga menetapkan kebijakan penetapan masa jabatan presiden hanya dua periode, sekaligus menetapkan Hak Asasi Manusia (HAM) untuk menegakkan HAM sebagai dasar setiap manusia.

Dalam kebijakan ekonomi, Habibie mampu menurunkan Dollar rupiah dari Rp. 10.000 – Rp. 15.000 menjadi Rp. 6.500 diakhir masa jabatannya. Untuk mencegah monopoli keluarga cendana dalam pengelolaan hasil bumi seperti cengkeh, Ia menerapkan larangan praktik monopoli dan persaingan tidak sehat, serta melindungi hak – hak konsumen dalam bentuk kebijakan. 

Anti korupsi, nepotisme dan kolusi (KKN), pada masa kepemimpinannya mengizinkan Jaksa Agung, Andi Muhammad Ghalib untuk melakukan pengusutan korupsi mantan Presiden Suharto. Situasi ini yang membuat keluarga cendana marah besar terhadap Habibie. Bagaimana tidak ?, Korupsi kroni Suharto tersebar di semua lini BUMN seperti pertamina, bulog, Telkom, jajaran pers, grafika dan monopoli hasil bumi seperti cengkeh.

Selain pengusutan korupsi kroni Suharto, Habibie juga mencopot jabatan Prabowo, menantu Presiden Suharto sebagai Pangkostrad, karena terindikasi akan melakukan kudeta. Namun, Suharto mengingkari laporan itu, Ia mobilisasi pasukan mengepung rumah Habibie hanya bermaksud untuk melindungi Presiden.

Beberapa anak muda yang berjuang tumbangkan orde baru pada tahun 1997-1998, ikut berkomentar tentang kematian Presiden ke 3 Republik Indonesia. Fahri Hamzah, kader Kammi yang kini aktif sebagai politisi PKS mengatakan, Seandainya Habibie tidak ada, Indonesia bisa hancur. Karena kebesaran jiwa, kecerdasan otaknya, kebaikan hatinya dan kejernihan hatinya mengantarkan kita semua menjadi Negara bersatu, berdaulat, adil dan makmur. 

Budiman Sudjatmiko, Anggota Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang menjadi tahanan politik hingga zaman Gusdur mengatakan, Semoga visimu tentang Indonesia maju dalam penguasaan sains dan teknologi bisa diteruskan anak – anak muda Indonesia. Ia pun melanjutkan twet kedua, Pak Habibie adalah salah satu dari sedikit saintis yang mau terjun ke politik bahkan jadi kepala Negara. Einstein saja yang ditawari jadi Presiden Israel menolak. gak berani.

Komentar lawan – lawan politiknya pun menjadi positif, itulah kelebihan Presiden RI ke 3 Habibie. Merangkul semua pihak dalam menjalankan roda pemerintahan, baik lawan maupun kawan demi memajukan Negara Indonesia.

Habibie kecil lahir disebuah kota kecil di Sulawesi Selatan, Kota Pare-Pare, dari seorang ayah bernama Alwi Abdul Jalil Habibie, seorang ahli pertanian dan Ibu R.A Tuti Marini Puspowardojo, seorang dokter mata. Namun sejak umur 14 tahun, Habibie hidup tanpa ayah, hingga bersekolah di Jerman dan menjadi sainstis hingga menjadi Menteri, Wakil Presiden dan Presiden Republik Indonesia yang ke 3. 

Selamat jalan bapak penyelamat bangsa..

Penulis : Naruto
  




Thursday, April 12, 2018

Profil Muhammad Jayadin


Tempat Tanggal Lahir, Pomalaa 23 Juli 1969 (48 Tahun)

Alamat Tempat Tinggal, Lingkungan II Lalodangge, Kelurahan Puundoho, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka

Email. muhjayadin02@gmail.com

KELUARGA
ISTRI - ENDE, Ibu Rumah Tangga
ANAK
1. Muhammad Aminullah, Wiraswasta
2. Sitti Hardianti Lestari, Mahasiswi
3. Muh Hasrul Subhansyah, Pelajar

RIWAYAT PENDIDIKAN
SD NEGERI 01 BAULA, KOLAKA, TAHUN 1977 - 1983
MTS NURUL IMAN POMALAA, TAHUN 1983 - 1986
SMA MUHAMMADYAH POMALAA, TAHUN 1986 - 1989
STIE TOTAL WIN SEMARANG (S1), TAHUN 2006 - 2010
UNIVERSITAS HALUOLEO (S2), 2015 - 2017

RIWAYAT PEKERJAAN
PEGAWAI PT ANTAM POMALAA, TAHUN 2001 - 2013
WAKIL BUPATI KOLAKA, TAHUN 2014 - 2019

Jayadin sebelumnya sebagai Wakil Bupati Kolaka. Kini kembali maju sebagai Calon Wakil Bupati Kolaka berpasangan dengan Ahmad Safei. Keduanya diusung 10 Partai Politik yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Nasional Demokrat (Nasdem), Demokrat, Bulan Bintang (PBB), Hati Nurani Rakyat (Hanura), Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Persatuan Pembangunan (PPP), Keadilan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo)

Profil Syahrul Beddu


Tempat Tanggal Lahir, Kolaka 03 April 1979 (38 tahun)

Alamat Tempat Tinggal, Jalan Bolu, Kecamatan Kolaka

Email, syahrulbeddu6@gmail.com

KELUARGA
ISTRI - Arlian Halisan, Pegawai Bank
Anak
1. Faysa Kamilia Syahrul
2. Dzaki Sayyan Syahrul
3. Abdullah Zaim Alfaraby Syahrul

RIWAYAT PENDIDIKAN
SD NEGERI 03 KOLAKA, TAHUN 1984 - 1991
SMP NEGERI 02 KOLAKA, TAHUN 1991 - 1994
SMA NEGERI 01 KOLAKA, TAHUN 1994 - 1997
UNIVERSITAS HALUOLEO (S1), TAHUN 1997 - 2003
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR (S2), TAHUN 2011 - 2013

RIWAYAT PEKERJAAN
ANGGOTA DPRD KABUPATEN KOLAKA UTARA, TAHUN 2004 - 2009
ANGGOTA DPRD KABUPATEN KOLAKA, TAHUN 2009 - 2014
ANGGOTA DPRD PROVINSI SULAWESI TENGGARA, TAHUN 2014 - 2019

Syahrul Beddu adalah politisi muda GOLKAR yang maju menjadi Calon Wakil Bupati Kolaka periode 2018 - 2013. Ia selama ini berkiprah di DPRD Kabupaten Kolaka Utara, DPRD Kolaka dan DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Ia berpasangan dengan Asmani Arif, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kolaka. Keduanya diusung partai Golkar dan PKS.

Profil Asmani Arif


Tempat Tanggal Lahir, Wolo Kolaka, 17 Agustus 1969 (48 Tahun)

Alamat Tempat Tinggal, Jalan Alam Mekongga, Kecamatan Kolaka, Kab Kolaka

Email : asmaniarif7@gmail.com

KELUARGA
Suami - Farid Wajdi, Dosen 
ANAK - Ade Kurni Arif Widjojo, Pelajar

RIWAYAT PENDIDIKAN
SD NEGERI WOLO, TAHUN 1982
SMP NEGERI WOLO, TAHUN 1986
SMA NEGERI 1 KOLAKA, 1989
UNIVERSITAS SULAWESI TENGGARA (S1), TAHUN 1994
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR (S2), TAHUN 2004
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR (S3), TAHUN 2012

RIWAYAT PEKERJAAN
1. KABAG HUMAS PEMERINTAH KABUPATEN KOLAKA, TAHUN..
2.CAMAT KOLAKA, KABUPATEN KOLAKA, TAHUN...
3. KEPALA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOLAKA
4. STAF AHLI BUPATI KABUPATEN KOLAKA

Asmani Arif adalah perempuan yang bergelar doktor yang aktif sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Kolaka. Ia berpasangan dengan politisi muda GOLKAR, Sahrul Beddu, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Keduanya diusung  Partai Keadilan Sejahtera PKS dan GOLKAR untuk melawan senior politiknya, Ahmad Safei, Bupati Kolaka sekarang ini.

Profil Ahmad Safei


Tempat Tanggal Lahir, Makassar 19 April 1959 (58 tahun)

Alamat Tempat Tinggal, Jalan Haluoleo No 06, Kolaka

Email, Ahmadsafei827@yahoo.com

KELUARGA
ISTRI - HERTY JUMAWAN, WIRASWASTA
ANAK
1. RIZKY RAMADHANI, Ibu Rumah Tangga
2. MUH IBNU MUNSYIR, APARATUR SIPIL NEGARA
3. MUH AGIL SIRAJD AHMAD, PELAJAR

RIWAYAT PENDIDIKAN
SD NEGERI 01 KOLAKA, TAHUN 1965 - 1971
SMP NEGERI 01 MOWEWE, TAHUN 1972 - 1975
SMA NEGERI 01 KOLAKA, 1976 - 1979
FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR (akademi), 1980 - 1985
FAKULTAS HUKUM, UMI MAKASSAR (S1), 1989 - 1992
FAKULTAS HUKUM, UMI MAKASSAR (S2), 2005 - 2007

RIWAYAT PEKERJAAN
1, KAUR PEMERINTAHAN KANTOR CAMAT KOLAKA, 1988 - 1991
2. KASUBAG TATA PRAJA, SETWILDA KOLAKA, 1991 - 1992
3. KASUBAG TATA KOTA, SETWILDA KOLAKA, 1992 - 1994
4. KEPALA BAGIAN UMUM DAN PERLENGKAPAN, SEKDA KOLAKA, 1994 - 2001
5. KEPALA BAGIAN PEMBANGUNAN, SEKDA KOLAKA, 2003 - 2004
6. KEPALA BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA, KAB KOLAKA, 2004 - 2009
7. ASISTEN II BIDANG PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN, 2009 - 2010
8. CAMAT WATUBANGGA, KABUPATEN KOLAKA, 2001 - 2003
9. SEKERTARIS DAERAH KOLAKA, TAHUN 2010 - 2013
10. STAF AHLI GUBERNUR SULAWESI TENGGARA, TAHUN 2013 - 2014
11. BUPATI KOLAKA, TAHUN 2014 - 2019

Ahmad Safei adalah inkumben yang kembali maju menjadi Calon Bupati Kolaka periode 2018 - 2023. Ia kembali berpasangan dengan Jayadin, Wakil Bupati Kolaka yang besar karena bekerja di perusahaan ANTAM Pomalaa. Keduanya diusung 10 Partai yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Nasional Demokrat (Nasdem), Demokrat, Bulan Bintang (PBB), Hati Nurani Rakyat (Hanura), Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Persatuan Pembangunan (PPP), Keadilan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Profil Murni Tamboli


Tempat Tanggal Lahir, Kendari 07 Maret 1952 (65 Tahun)

Alamat Tempat Tinggal, RT 01, RW 01 Kelurahan Rawua, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe

KELUARGA
Suami - Alm Rustam Saranani
Anak
1. Dewi Yulianti
2. Ilham Jaya
3. Sriati Hastuti
4. Dewi Hastuti
5. Dewi Fildayanti
6. Sultra Jaya

RIWAYAT PENDIDIKAN
SR NEGERI 06 POHARA, TAHUN 1960 - 1966
SMP NEGERI KENDARI, TAHUN 1967 - 1969
SMA PERSAMAAN KENDARI, TAHUN 1982 - 1984

RIWAYAT PEKERJAAN
PNS PEMDA PROVINSI SULAWESI TENGGARA 1981 - 2008
ANGGOTA DPRD KABUPATEN KONAWE, TAHUN 2014 - 2019
KETUA FRAKSI PDI-P DPRD KONAWE, TAHUN 2014 - 2019

PENGALAMAN ORGANISASI
KETUA BMKT KECAMATAN SAMPARA, TAHUN 2011 - 2015
KETUA DEWAN PEMBINA PROJO, TAHUN 2015 - SEKARANG
WAKIL KETUA DPC PDI-P KAB KONAWE, TAHUN 2015 - 2020

Murni Tamboli maju menjadi Calon Wakil Bupati Konawe periode 2018 - 2023. Ia berpasangan dengan rekan separtainya Litanto, Anggota DPRD Sulawesi Tenggara dari Partai PDIP. Keduanya diusung partai partai PDIP, Demokrat dan PKB.

Profil Litanto


Tempat Tanggal Lahir, Bungguosu 02 September 1969 (48 tahun)

Alamat tempat tinggal, RT 03, RW 03, Kelurahan Wawonggole, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe

KELUARGA
Istri, Masnawati, Pegawai Negeri Sipil

ANAK
1. Andiriani, Mahasiswa
2. Muh Adriano, Mahasiswa
3. Anugrah Sri Wahyuni, Pelajar
4. Muh Imam Muhlis, Pelajar

RIWAYAT PENDIDIKAN
SD NEGERI BUNGGUOSU, TAHUN 1978 - 1984
SMP NEGERI TAWANGA, TAHUN 1984 - 1987
SMA NEGERI WAWOTOBI, TAHUN 1987 - 1993
UNIVERSITAS SULAWESI TENGGARA (S1), TAHUN 1999 - 2003
STIAMI JAKARTA (S2), TAHUN 2005 - 2007

RIWAYAT PEKERJAAN
PEGAWAI HARIAN KANTOR GUBERNUR SULAWESI TENGGARA, TAHUN 1995 - 1997
ANGGOTA DPRD KAB KONAWE, TAHUN 2004 - 2014
ANGGOTA DPRD PROVINSI SULAWESI TENGGARA, TAHUN 2014 - 2019

PENGALAMAN ORGANISASI
KOORDINATOR ICW KABUPATEN KENDARI, TAHUN 2000 - 2001
SEKRETARIS LBH - API KEADILAN SULAWESI TENGGARA, TAHUN 2014 - 2017
WAKIL KETUA DPC PDI PERJUANGAN KONAWE, TAHUN 2000 - 2005
KETUA DPC PDI PERJUANGAN KONAWE, TAHUN 2005 - 2015

Litanto yang berlatar belakang aktivis anti korupsi maju menjadi Calon Bupati Konawe periode 2018 - 2023. Ia berpasangan dengan Murni Tamboli, Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kabupaten Konawe. Keduanya diusung oleh partai PDIP, Demokrat dan PKB.

Profil Mansur

Mansur, Calon Wakil Bupati Konawe Periode 2018 - 2023

Tempat Tanggal Lahir, Kendari, 26 Juni 1958 (60 Tahun)

Alamat Tempat Tinggal, Jalan Bung Tomo, No 61 rt 02, rw 02, Kelurahan Ranoeya, Kecamatan Wawotobi, Konawe

KELUARGA
ISTRI - Rita Jumri Syawalia, Pegawai Negeri Sipil 

ANAK
1. SEPTIAN PRAMANA PUTRA, WIRASWASTA
2. MUHAMMAD TRISAKTI, MAHASISWA

RIWAYAT PENDIDIKAN
SD WAWOTOBI, TAHUN 1964 - 1970
SMP NEGERI WAWOTOBI, TAHUN 1970 - 1973
SMA NEGERI WAWOTOBI, TAHUN 1973 - 1976
UNIVERSITAS HASANUDDIN (S1), TAHUN 1976 - 1982
UNIVERSITAS GAJAH MADA (S2), TAHUN 1997 - 1998

RIWAYAT PEKERJAAN
1. KEPALA BADAN KETAHANAN PANGAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA, TAHUN 2009
2. KEPALA DINAS PERTANIAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA, TAHUN 2009
3. KEPALA BADAN KOORDINASI BADAN PENYULUH PERTANIAN, PERIKANAN, DAN KEHUTANAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA, TAHUN 2012

Mansur adalah Calon Wakil Bupati Kabupaten Konawe periode 2018 - 2023. Ia berpasangan dengan Mulyati Saiman, Anggota DPD RI asal Sulawesi Tenggara. Keduanya menggunakan jalur perseorangan

Profil Adi Jaya Putra


Tempat Tanggal Lahir, Kendari, 09 Februari 1977 (40 Tahun)

Alamat Tempat Tinggal, Jalan Gunung Nipa-Nipa No 09, RT 02 RW 01, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari

Email, adijaya.putra@yahoo.com

KELUARGA
ISTRI, Fitriani Sinapoy, Aparatur Sipil Negara

ANAK
1. Adrian Firmansyah Putra Adi
2. Naufal Akbar Surunuddin

RIWAYAT PENDIDIKAN
SD NEGERI 2 PUNGGOLAKA 1982 - 1988
SMP NEGERI 1 KENDARI 1988 - 1991
SMA NEGERI 1 KENDARI 1991 - 1994
UNIVERSITY TECHNOLOGY OF SIDNEY (S1) 1995 - 1998
UNIVERSITY OG NEW SOUTH WALES SYDNEY 1999 - 2001

RIWAYAT PEKERJAAN
1. DIREKTUR UTAMA PT AKSAN RAYA TAHUN 2012
2. KOMISARIS UTAMA PT KONAWE PRATAMA TAHUN 2005
3. KOMISARIS UTAMA PT SURYA ADHY PERKASA TAHUN 2016
4. DIREKTUR CV SURYA MANDIRI RESOURCES 2017

Adi Jaya Putra maju menjadi Calon Wakil Bupati Konawe berpasangan dengan Irawan Laliasa. Keduanya diusung Partai GOLKAR, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Profil Irawan Laliasa

Tempat Tanggal Lahir, Kendari, 26 Desember 1961 (56 tahun)

Alamat Tempat Tinggal, Jalan Sabandara no 442, rt 03, RW 03, Kelurahan Puunaha, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe

Email, irawanlaliasa@gmail.com

KELUARGA
ISTRI, Nurlita Benhur, Aparatur Sipil Negara

ANAK
1. dr Sandi Nurfathana Laliasa
2. Ikram Pradana Laliasa
3. Sari Azzahra Laliasa
4. Mahmud Ayul Laliasa

RIWAYAT PENDIDIKAN
SD NEGERI MANDONGA TAHUN 1968 - 1974
SMP NEGERI KENDARI 1974 - 1977
SMA NEGERI 1 KENDARI 1977 - 1981
UNIVERSITAS HALUOLEO (S1) 1982 - 1987
UNIVERSITAS HASANUDDIN (S2) 1989 - 2001

RIWAYAT PEKERJAAN
1. SEKWILCAM LAMBUYA KAB KENDARI 1990
2. KEPALA DESA TANGGOMBU KAB KENDARI 1990
3. KEPALA DESA PUNGGULAHI KAB KENDARI 1998
4. CAMAT LANDONO KAB KENDARI 1996
5. CAMAT LAMBUYA KAB KENDARI 1999
6. KA TATA USAHA DINAS KEHUTANAN KAB KENDARI 2001
7. KABAG UMUM SETDA KAB KENDARI 2003
8. KASUBDIN BINA HUTAN, DINAS KEHUTANAN KAB KENDARI 2003
9. ASISTEN BIDANG ADMINISTRASI SETDA KONAWE SELATAN 2005
10. Plt SEKDA KAB KONAWE SELATAN TAHUN 2005
11. KEPALA BADAN KEPENDUDUKAN KB DAN CATATAN SIPIL, KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2007
12. ASISTEN TATA PRAJA SETDA KAB KONAWE TAHUN 2007
13. KEPALA BADAN PERENCANA PEMBANGUNAN DAN PENANAMAN MODAL KAB KONAWE TAHUN 2008
14. SEKERTARIS DAERAH KABUPATEN KONAWE TAHUN 2010
15. KEPALA BIRO UMUM SETDA PROVINSI SULTRA 2013
16. PLT KEPALA DINAS PERHUBUNGAN SULTRA 2015
17. PJ BUPATI KAB KONAWE SELATAN TAHUN 2016
18. KEPALA BADAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI SULTRA 2017 SAMPAI SEKARANG

Irawan Laliasa maju menjadi Calon Bupati Konawe berpasangan dengan Adi Jaya Putra. Keduanya diusung Partai GOLKAR, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Profil Gusli Topan Sabara


Tempat Tanggal Lahir, Kendari 06 JULI 1968 (umur 49 tahun)

Alamat Tempat Tinggal, Jalan Ade Irma Suryani, No 477, Kelurahan Ambekairi, Kecamatan Unaaha, Konawe

Email, hakelteam@gmail.com

KELUARGA
Istri, Cici Ita Ristianty, PNS Kabupaten Konawe
ANAK
1. Muhammad Thariq Sabara, Mahasiswa
2. Ahsan Khalfani Sabara, Pelajar
3. Muh Asher Audie Sabara, Pelajar
4. Paundra Sumoro Sabara, Pelajar
5. Adhyasta Prasraya Sabara, Pelajar

RIWAYAT PENDIDIKAN
SD Negeri 1 Kendari, Tahun 1975 - 1981
SMP Frater Berbantuan Kendari, Tahun 1981 - 1984
SMA Oikumene Kendari, Tahun 1984 - 1987
Institut Teknologi Indonesia (S1), selesai Tahun 2015
Universitas Haluoleo Kendari (S2), Tahun 2015 -2017

RIWAYAT PEKERJAAN
Anggota DPRD Kabupaten Konawe, Tahun 2004 - 2014
Ketua DPRD Kabupaten Konawe, Tahun 2013 - 2019

PENGALAMAN BERPARTAI
PENGURUS GOLKAR KAB KONAWE TAHUN 2004
SEKRETARIS DPD PAN KONAWE, TAHUN 2011
KETUA DPD PAN KONAWE, TAHUN 2016

Gusli Topan Sabara maju menjadi calon Wakil Bupati Kabupaten Konawe periode 2018 - 2023. Gusli berpasangan dengan seniornya di PAN, Kery Saiful Konggoasa. Gusli didukung empat partai politik yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Profil Kery Saiful Konggoasa

Tempat Tanggal Lahir, Kendari 19 Oktober 1966 (umur 51 tahun)

Alamat Desa Benua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe

KELUARGA
Istri Pertama, Titin Nurbaya Saranani, Anggota DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan

Istri Kedua, Pince Sonare, SKM, PNS Kab Konawe

Anak
1. Fachry Pahlevi Konggoasa, Wiraswasta
2. Fadly Fachrezi Konggoasa, Akpol
3. Putri Azzhara Konggoasa, Pelajar
4. Al Fandhy Fachreza K, Pelajar
5. Fany Avrilya Konggoasa, Pelajar
6. Devi Thesya Feriska Konggoasa, Wiraswasta
7. Stevi Naftali Aulia Konggoasa, Pelajar

RIWAYAT PEKERJAAN
Staf Bank BTN di Jakarta, Tahun 1988
Anggota DPRD Kabupaten Konawe, Tahun 2004 - 2009 (PAW)
Ketua DPRD Kabupaten Konawe, Tahun 2009 - 2014
Bupati Kabupaten Konawe, Tahun 2013 - 2018

PENGALAMAN ORGANISASI
Pengurus DPW PAN Sulawesi Tenggara, Tahun 2000 - 2005
Ketua DPD PAN Kabupaten Konawe, Tahun 2005 - 2015
Ketua Harian DPW PAN Sulawesi Tenggara, Tahun 2016 - 2021

Kery merupakan calon Bupati Kabupaten Konawe Periode 2018 - 2013. Kery berpasangan dengan Gusli Topan Sabara, yang juga kader PAN Kabupaten Konawe dalam bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Konawe bulan juni mendatang. Kery didukung empat partai dalam bertarung dalam PILKADA Kabupaten Konawe yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Saat pencabutan nomor urut keduanya mendapatkan nomor urut 4. 

Tuesday, March 20, 2018

Akhirnya Presiden Myanmar Mengundurkan Diri


Pengumuman pengunduran diri presiden Myanmar, Htin Kyaw diumumkan melakukan akun facebook resmi pemerintah pada 21 maret 2018.

Pengunduran diri Presiden Myanmar menurut media lokal, dikarenakan faktor kesehatan yang dialami Htin Kyaw semakin memburuk.

Untuk sementara jabatan Presiden Myanmar diambil oleh Wakil Presiden, U Mynt Swe. Suu Kyi dianggap yang akan menggantikan posisi Presiden, namun terkendala dengan UU yang melarang seorang yang memiliki pasangan warga negara asing memimpin negeri Myanmar. Suu Kyi memiliki suami warga negara Inggris dan kedua anak bermukim di Inggris sekarang ini.

Pada masa pemerintahan Htin Kyaw di Myanmar, Lembaga Feedom house pernah mengkritik kekejaman pembantaian muslim rohingya yang dilakukan aparat militer. Kurang lebih 600.000 orang terusir dari Myanmar dan ribuan orang lainnya terbunuh. Jalur kekerasan yang ditempuh aparat militer myanmar memunculkan gerakan militan islam yang akan melakukan perjuangan kekerasan baru di Bangladesh dan Myanmar.

(Berita Terkait : KRISIS DEMOKRASI BERBAGAI WILAYAH DUNIA )


Saturday, July 1, 2017

Obama, Toleransi dan Sultra Watch


Barrack Obama kembali hadir di Indonesia dan memberikan pidato depan publik di acara Kongres ke 4 Diaspora Network Indonesia di Jakarta (01/07). Salah satu topik pembicaraan adalah toleransi.

Presiden ke 44 Amerika Serikat itu mengungkapkan mengenal toleransi sejak kecil ketika bermukim di menteng dalam, Jakarta Selatan, Kala itu Obama menempuh pendidikan di SD Fransiskus Asisi di Tebet dan SD Negeri 1 Menteng. Ia banyak belajar dari Ayah tirinya, Lolo Soetoro yang juga warga negara Indonesia. Pelajaran dari bapak tirinya yang beragama Islam tetapi menghargai agama Hindu, Budha dan Kristen. Ia banyak belajar keberagaman semasa kecilnya di Indonesia. 

Selain itu, Presiden dua periode Amerika Serikat itu melihat nilai toleransi ketika melakukan kunjungan beberapa hari yang lalu ke Jogjakarta. Ia melihat candi borobudur agama budha dan candi prambanan hindu berdiri tegak ditengah mayoritas muslim. Ia juga melihat beberapa gereja dan mesjid berdampingan. Karena itu Obama menganggap Indonesia sebagai negara yang toleransi. 

Seandainya Pak Obama jalan-jalan ke Kendari, pasti melihat Gereja dan Mesjid berdampingan di Kota lama kendari.. hehe. Sekedar Informasi pola penyebaran dari animisme dan dinamisme menjadi orang beragama, Diawali dengan Agama Hindu Budha, kemudian disusul agama islam dan terakhir agama kristen. 

Kakak Maya Soetoro, mendorong Indonesia harus menjadi contoh bagi negara islam di dunia. Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi satu jua. simbol pemersatu warga negara Indonesia.

Dino Patti Djalal yang juga moderator dalam acara Diaspora Network Indonesia, memberikan pertanyaan tentang kejadian "Arab Spring" ketika Obama menjabat sebagai presiden.

Seperti yang dikutip dari Rappler. Obama menjawab pertanyaan Dino bahwa siapapun yang mempelajari situasi timur tengah tentu melihat ada potensi instabilitas di kawasan itu. Populasi anak muda yang menganggur dan tak punya pekerjaan sangat tinggi. Penguasa Negara Timur Tengah kurang memperhatikan aspek keadilan dalam memerintah. Banyak sekali orang yang hidup dalam ekonomi yang buruk.

Menurut Obama, perubahan dari Arab Spring tentunya diharapkan menuju perbaikan ekonomi tetapi dalam kenyataannya malah menimbulkan perpecahan antara Sunni dan Syiah yang berlangsung hingga kini. Karena itu, Indonesia diharapkan menjadi contoh bagi negara muslim di Dunia. Jika Indonesia terus menghargai perbedaan maka akan menjadi model bagi negara-negara tersebut.

Intoleransi di Indonesia

Sekedar informasi, pasca peralihan kepemimpinan dari Obama ke Trump. terjadi pelemahan demokrasi dan isu berdasarkan agama dan etnis, termasuk di Indonesia.

Isu agama di Indonesia kembali muncul pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta, antara Ahok melawan Anies Baswedan. Kondisi ini berpengaruh ke seluruh pelosok negeri, termasuk di Sulawesi Tenggara sekarang.

Isu sukuisme yang telah lama terjadi di Sulawesi Tenggara antar suku dari kepulauan dan daratan. Isu suku muncul setiap terjadi pemilihan kepala daerah, seperti halnya terjadi dalam pemilihan Walikota Kendari yang terjadi pada bulan Februari lalu. Para tim sukses menggunakan isu suku menggait suara pemilih. Pemilih yang tidak masih labil dan kurang pendidikan terbawa isu tersebut, dan berpotensi merusak ketentraman antar warga. 

Beberapa hari yang lalu, saya mencoba membuka facebook dan masuk ke grup sultra watch, salah satu perbincangan hangat antara penduduk lokal dan penduduk pendatang. Situasi ini tidak lain dipengaruhi oleh faktor gerakan tim sukses pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara yang mulai melakukan manuver untuk menggait pemilih. Pemilihan akan dilaksanakan pada tahun 2018 mendatang, tetapi kampanye dan pemetaan pemilih mulai dilakukan para tim sukses melalui media sosial. 

Jika kita terus-terusan memakai isu suku dan agama dalam pemilihan kepala daerah, maka sama halnya menyimpan api dalam sekam yang suatu saat akan berpontesi menjadi masalah seluruh warga Sulawesi Tenggara. Harapan obama terhadap Indonesia sebagai negara toleransi tidak akan terjadi.

Obama memang bukan siapa-siapa bagi kita, tetapi dari pengamatannya melihat Indonesia mampu menjadi contoh bagi negara muslim lainnya di Dunia. Indonesia akan menjadi negara besar kedepan, kekuatannya terletak pada generasi muda. Mari terus menjaga toleransi di Sulawesi Tenggara dan Indonesia. Bhineka Tunggal Ika..

Kutipan terakhir dari Obama tentang demokrasi yang dikutip dari RMOL.CO bahwa, demokrasi bukan sekedar memilih pemimpin. Demokrasi akan menemukan tantangan bahkan gagal bila pemerintahan yang terpilih korup dan tidak bekerja untuk kemashalatan semua rakyat.

Sekedar informasi, dalam proses pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 2008 lalu, Obama tidak menggunakan isu agama dan suku dalam mencapai kemenangan. Tim Obama melakukan yang sebaliknya dengan mengangkat isu keberagaman dan peningkatan ekonomi masyarakat yang terpinggirkan penguasa kala itu.

Sumber :

Barrack Obama ; Indonesia bagian dari saya. Tempo. Diakses 2 Juli 2017

Obama : Ayah Tiri Saya Muslim, Dia hargai Hindu, Budha dan Kristen. BBC Indonesia. Diakses 2 Juli 2017

Presiden Obama mengaku tak prediksi terjadi krisis arab spring. Rappler Indonesia. Diakses 2 Juli 2017

Kata Obama, Ini yang bisa mengagalkan Demokrasi. RMOL.CO. Diakses 2 Juli 2017

Grup Facebook Sultra Watch. Diakses 2 Juli 2017

Thursday, June 22, 2017

Netizen Apresiasi Kinerja Gubernur Nur Alam

Gubernur Nur Alam. Sumber Grup Sultra Watch


Sebuah grup facebook populer yang berbicara tentang politik dan masalah yang dihadapi mayarakat Sulawesi Tenggara menjadi foto Gubernur Nur Alam sebagai headline. Foto diupload FB Asruddin Firsan Firsan  pada tanggal 15 Juni, telah dijempol kurang lebih 1700 netizen.

Netizen mengapresiasi kinerja Gubernur Nur Alam selama menjadi pemimpin dua periode di Sulawesi Tenggara. Akun FB van mengatakan "Alhamdulillah 1,5 M disumbangkan beliau untuk lembaga pendidikan berbasis islam pesantren musabri, semoga dananya tidak d perkosa pengurus yg bersangkutan. Amin". Nur Alam dianggap berjasa terhadap pendidikan islam di Sulawesi Tenggara, karena telah membantu meningkatkan pendidikan islam.

Begitupun dengan akun FB Drs Rajab Silondae mengungkit prestasi Gubernur Nur Alam sebagai bapak pembangunan, dibuktikan dengan penghargaan "Bintang Mahaputra". Ia pun tak luput mengucapkan doa agar Gubernur Nur Alam selalu diridhoi, dirahmati dan dilindungi allah swt.

Akun Asruddin Rudy juga mengapresiasi kinerja yang menganggap kepemimpinan Nur Alam selama dua periode di Sulawesi Tenggara semakin maju dalam hal pembangunan. Ia tak luput mendoakan agar Gubernur Nur Alam selalu sehat dan panjang umur.

Selain memuji kinerja dalam pembangunan, Akun Toto Jp  memuji kegagahan Gubernur Nur Alam. Ia mengatakan "Udah ber uban aja msh cakep... apalagi kl belum ber uban.. mantap gubernurx sultra". Akun Yaja Muhamadiah  juga demikian, memuji kegagahan "Cakeep memang gubernurku". 

Akun Abdul Jabar Rahim  menganggap Gubernur Nur Alam tidak akan dilupakan generasi yang akan datang karena berani, cerdas dan inovatif.

Beberapa netizen juga melihat pesimis kepemimpinan Gubernur Nur Alam. Salah satunya akun FB Sri Anggraini Rahman menganggap Nur Alam adalah tersangka korupsi KPK. Gubernur dua periode itu terlibat dalam dalam korupsi tambang di Sulawesi Tenggara.

Terakhir akun FB Abidin Laode memberikan semangat kepada Gubernur Nur Alam untuk menghadapi cobaan kasus korupsi yang menimpanya dan sedang ditangani KPK sekarang. 

Saturday, April 22, 2017

Profil Achmad Lamani


Achmad Lamani, Wakil Bupati Muna Barat Periode 2017 - 2022

Tempat Tanggal Lahir : Mandati, 31 Desember 1956
Alamat : Jalan Poros Lagadi - Tondasi, Marobea, Sawegadi, Muna Barat
Email : achmad.lamani@gmail.com
Hobi : Membaca
Moto Hidup : Bertindak cepat dan tepat

Keluarga
Istri - Dra. Rosma Ando

Anak
Eka Mustikawati (Pegawai Negeri Sipil)
Rosayanti Dwi Utami (Belum bekerja)
Muhammad Eddy Kurniawan (Mahasiswa)

Riwayat Pendidikan
Sekolah Dasar Negeri 1 Mandati, Tahun 1969
Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Wanci, Tahun 1972
SMEA Negeri Baubau, Tahun 1974
Sarjana Universitas Negeri Makassar / IKIP, Tahun 1984
Pasca Sarjana Universitas Haluoleo Kendari, Tahun 2009

Pengalaman Kerja
Kepala Seksi Pendidikan Dan Penataran, Provinsi Sulawesi Tenggara, Tahun 1986 - 1991
Kepala Bidang Pengembangan Siswa, Provinsi Sulawesi Tenggara, Tahun 1991 - 1992
Kepala Bidang Penjejangan, Provinsi Sulawesi Tenggara, Tahun 1992 - 2001
Sekertaris Badan DIKLAT Provinsi Sulawesi Tenggara, Tahun 2005 - 2007
Wakil Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara Tahun 2007 - 2009
Kepala Bidang Pengkajian dan Pengembangan, Badan Diklat, Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2009 - 2012
Staf Ahli Gubernur Sulawesi Tenggara Bidang Pembangunan, Tahun 2012 - 2013
Kepala Biro Organisasi Tatalaksana dan Kepegawaian, Sekertaris Daerah Sulawesi Tenggara Tahun 2013 - 2015
Sekertaris Daerah Muna Barat Tahun 2015 - 2016

Profil Arhawi


H. Arhawi, Bupati Wakatobi Periode 2016 - 2021
Tempat Tanggal Lahir : Wanci, 10 November 1964
Alamat Tempat Tinggal : Jl H. La Ruda, Kelurahan Pongo, Kecamatan Wangi-Wangi
Hobi : Olahraga
Motto Hidup : Bicara seperlunya, bekerja sepenuhnya

Keluarga
Istri - Hj Safaria

Anak
Achmad Aksar
Arisna Damayanti
Vania Rezky Amalia

Riwayat Pendidikan 
Sekolah Dasar Negeri 2 Wanci, Tahun 1971 - 1977
Sekolah Menengah Pertama Negeri Wanci, Tahun 1977 - 1981
Sekolah Menengah Atas SMA Negeri 1 Baubau, Tahun 1981 - 1984
Sarjana Ekonomi, Universitas Islam Malang, Tahun 1984 - 1990

Pengalaman Kerja
Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Wakatobi, Tahun 2009 - 2011
Wakil Bupati Kabupaten Wakatobi, Tahun 2011 - 2016

Organisasi
Ketua DPD Partai Amanat Nasional Kabupaten Wakatobi, 2005 - Sekarang
Ketua KONI Kabupaten Wakatobi, 2011 - Sekarang
Ketua Cabang Pramuka Kabupaten Wakatobi, 2011 - Sekarang

Penghargaan
Inisiator Manajemen Pelayaran, Tahun 2013

Profil La Ntau

La Ntau berpakaian putih

Wakil bupati Buton Tengah
Tempat Tanggal Lahir : Buton, 19 Februari 1965
Alamat Tempat Tinggal : Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu, Buton Tengah
Hobi : Olahraga
Motto Hidup : Maju tak gentar memperjuangkan kebenaran

Keluarga
Istri - Nur Aida

Anak
dr. Akbar Samaun
Azhar Samaun

Riwayat Pendidikan
Sekolah Dasar Negeri 2 Lombe, Tahun 1973 - 1979
Sekolah Menengah Pertama Negeri Lombe, Tahun 1979 - 1982
SMA Jayapura, Tahun 1989
Secapa TNI AD, Tahun 2003
Sussarcabif TNI AD, Tahun 2004
Tar SJM TNI AD, Tahun 2004
Suspakop TNI AD, Tahun 2007

Pengalaman Kerja
Prada TNI AD Tahun 1987
Pratu TNI AD Tahun 1989
Serda TNI AD Tahun 1994
Sertu TNI AD Tahun 1998
Letda TNI AD Tahun 2003
Lettu TNI AD Tahun 2007
Kapten TNI AD Tahun 2011

Penghargaan
Operasi GOM 9 TNI AD, Tahun 1989
Dwijasista TNI AD, Tahun 1990
Bintang Kartika Eka Paksi, Presiden, Tahun 2013

Profil La Ode Arusani


Wakil Bupati Buton Selatan Periode 2017 - 2022
Tempat Tanggal Lahir : Molona, 08 Maret 1975
Alamat Tempat Tinggal ; Desa Molona, Siompu Barat, Buton Selatan
Hobi : Traveling dan Olahraga

Keluarga
Istri - Wa Ode Ruhania

Anak
La Ode Risyawal
Wa Ode Sitti Nur Alia
Wa Ode Alifa Azma Raesha

Riwayat Pendidikan
Sekolah Dasar Negeri 4 Molona, Tahun 1983 - 1989
Sekolah Menengah Pertama Negeri Banti Tembagapura, Tahun 2002 - 2005
MAN BAUBAU, Tahun 2005 - 2008

Pekerjaan
Anggota DPRD Buton Selatan Periode 2014 - 2016

Pengalaman Organisasi
Pengurus KKST Timika, Tahun 2000 - 2005
Pengurus PPI, Tahun 2007 - 2009
Pengurus Partai Nasdem Buton Selatan

Profil Rauf


Wakil Bupati Konawe Utara Periode 2016 - 2021
Tempat Tanggal Lahir ; Lamonae, 29 Januari 1971
Alamat Tempat Tinggal : Desa Tetewatu, Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara
Hobi : Olahraga, Bertani dan Beternak
Motto Hidup : Sederhana dan Konsisten

Keluarga
Istri - Sarwati

Anak
Musyafirah Amalia
Sayyid Qadri
Farhan
Aliyahzahra

Riwayat Pendidikan 
SDN Laronaha Tahun 1980 - 1986
SMP Negeri Andowia Tahun 1986 - 1989
SMA Negeri Lasolo Tahun 1989 - 1992
Sarjana IAIN Kendari Tahun 1992 - 1996

Pengalaman Organisasi
Anggota ICMI Kabupaten Kendari Tahun 1993
Community Organiser (CO) Walhi Sulawesi Tenggara, AMAN, YASCITA Tahun 2000
Ketua DPD PAN Kabupaten Konawe Utara Tahun 2011

Pengalaman Kerja
Guru SMP Kelas Jauh Asera Tahun 1997
Pelaksana SEKDES Desa Tetewatu Tahun 1999
Pelaksana Desa Tetewatu Tahun 2000
Kepala Desa Tetewatu 2002
Wakil Ketua 1 DPRD Konawe Utara, tahun 2007
Ketua DPRD Konawe Utara, tahun 2009
Ketua Komisi B Konawe Utara, tahun 2014

Kebijakan dan Dampak Virus Corona di Indonesia

Ilustrasi Kekuatan ekonomi China sangat luar biasa di dunia saat ini. Kebangkitan ekonomi China bahkan mengalahkan Amerika Serikat. ...